
Jakarta, adolescent-substance-abuse.com Indonesia
—
Sam Neill
dikabarkan sempat berjuang melawan pneumonia sebelum meninggal dunia pada Senin (13/7). Bintang Jurassic Park dan Jurassic World itu mengembuskan napas terakhirnya di Sydney saat berusia 78 tahun.
Informasi mengenai kondisi kesehatan terakhir Neill dibagikan aktris senior asal Selandia Baru, Rima Te Wiata, sekaligus sahabat dan lawan main Neill dalam film Hunt for the Wilderpeople (2016).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
The Strait Times
pada Selasa (14/7) memberitakan Te Wiata mengungkapkan Sam Neill sebenarnya tidak pernah takut menghadapi kematian, terutama setelah berhadapan dengan kanker darah.
Namun, situasi itu disebut pasti akan membuat mendiang merasa sangat “kesal” karena penyakit baru menyerang tepat setelah dirinya berhasil memenangkan pertempuran panjang melawan kanker darah.
“Ini benar-benar menyebalkan,” ujar Rima Te Wiata kepada media New Zealand Herald, Selasa (14/7).
“Saya rasa dia akan berkata, ‘Astaga, saya sudah berhasil sembuh dari kanker. Dan lihat sekarang, saya malah terkena pneumonia. Apa lagi setelah ini?'”
[Gambas:Video adolescent-substance-abuse.com]
Meski demikian, Te Wiata tidak memberikan rincian medis lebih lanjut mengenai seberapa lama atau seberapa parah pneumonia yang diderita Neill sebelum meninggal dunia.
Pihak keluarga pun belum buka suara mengenai kabar Sam Neill idap pneumonia sebelum meninggal dunia. Mereka sejak awal mengejutkan publik dengan mengumumkan kabar duka bahwa sang aktor wafat secara mendadak.
Dalam rilis resmi tersebut, pihak keluarga menegaskan bahwa Neill meninggal dunia dalam status bebas dari kanker, tanpa merinci lebih lanjut apa yang menjadi penyebab utama kematiannya.
Aktor yang membesarkan nama karakter Dr. Alan Grant dalam semesta Jurassic ini pertama kali mengungkapkan ke publik bahwa dirinya didiagnosis mengidap limfoma non-Hodgkin stadium tiga pada 2023 lewat memoar pribadinya.
Setelah melewati berbagai fase pengobatan yang menguras fisik, Neill akhirnya dinyatakan bersih dari sel kanker aktif pada April lalu berkat terapi genetik mutakhir yang berhasil memodifikasi sistem imun tubuhnya.
(chri)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Trump 90 Persen Yakin Mojtaba Khamenei Sudah Terbunuh
Baca lagi: KTT Energi Berkelanjutan ISES Digelar Lagi Tahun Ini di Kuala Lumpur
Baca lagi: Bar di AS Sajikan Koktail dengan ‘Surat Dokter’ untuk Bolos Kerja




5 Responses
Penulis dengan sangat cerdik memberikan alternatif solusi yang hemat biaya namun memiliki efisiensi yang sangat tinggi bagi organisasi skala kecil https://prolifelabscbdgummiesanxiety20.godaddysites.com/
Makasih atas pencerahannya, sangat padat dan gampang dipahami. Saya juga sangat menyarankan artikel pendukung di https://coursework.uma.ac.id/index.php/teknik/article/view/88 biar wawasan kita makin kaya.
Ulasan komprehensif yang ngebantu banget memperluas wawasan saya seputar topik ini. Makasih admin. Sekadar berbagi info tambahan, ada bahasan pelengkap yang lumayan oke di https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F296969836_htm
slot gacor 777 terpercaya, coba main di genting138 pusatnya slot gacor
genting138 pusat main game online terbaru