
Jakarta, adolescent-substance-abuse.com Indonesia
—
Suasana duka menyelimuti rumah keluarga Simson Rarameha Ngadang alias
Temon
. Komedian ini diketahui
meninggal dunia
pukul 08.42 WIB pada Minggu (12/7).
Adapun putri Temon, Rambu, mengisahkan detik-detik sebelum ia mendengar kabar duka dan momen terakhir saat berkomunikasi dengan sang Ayah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rambu mengaku pertama kali mendapat kabar soal kondisi sang ayah dari kakak-kakaknya pada Minggu pagi. Saat itu, ia diberi tahu bahwa Temon dilarikan ke rumah sakit.
“Saya kurang tahu spesifiknya, tapi saya dikabarin sekitar jam 8 lewat, jam setengah 9-an,” kata Rambu di rumah duka kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Minggu (12/7), seperti diberitakan
Detikhot
.
Begitu menerima kabar itu, Rambu langsung bergegas menuju rumah sakit. Namun di tengah perjalanan, ia kembali mendapat telepon yang membawa kabar duka bahwa sang ayah telah berpulang.
“Kayak ngabarin Papa masuk rumah sakit gitu. Terus ya sudah langsung ke rumah sakit, terus pas ditelepon lagi mau ngabarin lagi OTW, dikabarinnya sudah enggak ada,” ucap Rambu.
Rambu menyebut, sejauh yang ia ketahui, Temon memang memiliki riwayat hipertensi alias darah tinggi. Selain itu, ia tidak mengetahui adanya penyakit lain yang dialami sang ayah.
Ia juga mengenang percakapan terakhir dengan Temon yang terjadi beberapa hari sebelum kepergian sang ayah. Komunikasi terakhir itu berlangsung pada Rabu malam, dan tidak membahas kondisi kesehatan.
“Hari Rabu malam kalau enggak salah. Komunikasi terakhir,” kata Rambu.
Dalam percakapan tersebut, Temon justru membicarakan hal ringan. Sebagai ayah, ia sempat memberi tahu adanya seminar yang menurutnya layak diikuti oleh Rambu.
“Cuma ngasih tahu ada seminar gitu buat saya ikutin gitu,” ucap Rambu lagi.
Rambu mengaku tidak melihat tanda-tanda kondisi sang ayah memburuk. Itulah mengapa kabar kepergian Temon menjadi pukulan besar bagi keluarga.
Terkait riwayat darah tinggi, asisten Temon, Febry, juga membenarkan hal tersebut. Meski ia sendiri belum mengetahui pasti apa penyebab utama meninggalnya Temon.
“Belum tahu pasti, tapi emang ada darah tinggi,” ucap Febry.
Temon dikenal sebagai komedian yang telah lama malang melintang di industri hiburan Tanah Air. Ia memulai karier sebagai penyiar radio sebelum akhirnya merambah dunia akting dan komedi.
Namanya makin populer setelah membintangi sitkom “Abdel dan Temon Bukan Superstar” bersama Abdel Achrian.
Lulusan Fakultas Psikologi Universitas Indonesia itu juga sempat menjajal dunia tarik suara. Pada 2014, ia merilis single berjudul Raja Disko.
Sepanjang kariernya, Temon turut membintangi berbagai film layar lebar, serial televisi, dan program komedi yang membuatnya akrab di hati masyarakat.
Di rumah duka, tampak rekan artis dan komedian lain datang untuk melayat, seperti Cak Lontong dan Caisar.
(rti)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video adolescent-substance-abuse.com]
Baca lagi: Kala Zine Lagi Naik Daun di Jepang, ‘AI Tak Akan Bisa Menirunya’
Baca lagi: BRIN Bongkar Alasan Kebakaran TPA Terus Berulang Saat Musim Kemarau
Baca lagi: Prabowo Sindir Sikap Politik Cak Imin: Dulu Berpisah, Sekarang Bersama




8 Responses
Top banget artikelnya! Nggak nyesel nyempetin waktu buat baca. Barangkali butuh bacaan tambahan, referensi dari https://www.newswire.co.kr/newsRead.php?no=289080 juga patut buat dicek.
Tulisan yang sangat adaptif dengan tren global, memberikan jangkar pemahaman di tengah ketidakpastian. https://enhancerx-defeat-sexual-dysfunction.webflow.io/
Terima kasih sudah membagikan artikel yang informatif seperti ini. Buat yang ingin melihat sudut pandang lain, saya juga menemukan https://dl.nanet.go.kr/detail/NONB1200929236 yang cukup menarik.
Terima kasih atas ulasan yang sangat mendetail ini; panduan langkah demi langkahnya membuat proses eksekusi terasa jauh lebih ringan dari bayangan awal https://www.dibiz.com/jeweho5318
Keren banget artikelnya, nambah insight baru hari ini. Buat kawan-kawan yang kepo soal topik ini, coba mampir juga ke https://kldp.org/node/60596 deh, lumayan nambah wawasan.
Ulasannya mantap dan gampang dipahami poin-poin utamanya. Makasih udah share ya min. Oh ya, buat temen-temen yang mau nyari bahan bacaan tambahan, bisa cek juga link https://moral.senate.go.th/blog/index.php?nonjscomment=1&comment_itemid=306&comment_context=10556&comment_component=blog&comment_area=format_blog&blogpage=301
Rapi banget susunan penjelasannya min, informatif dan pas banget sama topik yang lagi saya pelajari. Keren abis! Sebagai pembanding materi, kemarin saya dapet ulasan menarik di https://sophroniazalma.pages.dev/
Informasi yang disajikan sangat akurat dan kontekstual dengan apa yang lagi saya cari belakangan ini. Sukses selalu buat blognya! Rangkuman info pelengkap lainnya bisa dicek juga lewat https://sio2.mimuw.edu.pl/c/oi22-1/forum/20/2140/