
Jakarta, adolescent-substance-abuse.com Indonesia
—
Komedian Mongol Stress mengenang
Temon
sebagai sosok abang sekaligus mentor yang memberi berbagai masukan dan pelajaran di awal kariernya sebagai stand up comedian.
Hal itu ia sampaikan saat menghadiri ibadah pelepasan Temon di GPIB Effatha, Jakarta Selatan, Senin (13/7). Ibadah itu dilakukan setelah Temon dinyatakan meninggal dunia pada Minggu (12/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Satu hal yang Mongol ingat adalah beliau sosok yang tidak merasa dirinya lebih senior dari yang lain. Memang mereka lebih senior dibandingkan Mongol. Beliau selalu kayak gini, ‘Gue mungkin pelawak, tapi gue bukan senior komedian,'” kata Mongol.
“Beliau menunjukkan bagaimana penguasaan panggungnya. Jadi kami saling tukar, saling belajar. Oh, beliau sebagai pelawak punya pengalaman begini, beliau main sinetron ternyata begitu. Saat gue dapat sinetron pertama, beliau juga yang mengucapkan selamat.”
“Beliau adalah sosok abang yang benar-benar abang, mentor, sahabat. Benar-benar tidak merasa dia lebih tua dari Mongol, tetapi menjadi sosok yang sering memberi pembelajaran untuk Mongol sebagai seorang seniman baru yang masuk di dunia seni di Indonesia,” kenang Mongol.
[Gambas:Video adolescent-substance-abuse.com]
Mongol datang sehari setelah mengetahui kabar duka kepergian Temon dari komedian Abdel. Ia mengaku sempat terkejut dan tidak langsung percaya dengan kabar tersebut.
“Pas dapat info meninggalnya beliau, saya langsung googling, ‘Bener enggak sih?’ Karena kan Mongol udah gak tinggal di Ponja (Pondok Jaya), sudah ke luar kota, sudah ke luar dari DKI,” kata Mongol.
“Jadi pas googling enggak ada beritanya. Nah baru Mongol percaya setelah Cing Abdel sama Cak Lontong. Cing Abdel pasang status, Mongol langsung, ‘Oh berarti bener,’ gitu. Terus enggak lama di Google udah mulai ada,” lanjutnya.
Setelah memastikan informasi itu, Mongol yang kini tinggal di Bali langsung berangkat ke Jakarta untuk memberikan penghormatan terakhir.
Setibanya di Jakarta, Mongol langsung menuju tempat ibadah pelepasan Temon, di GPIB Effatha, Jakarta Selatan sekitar pukul 08.00 WIB.
Setelah melihat jenazah, Mongol tampak menyempatkan diri membeli sejumlah kue untuk dibagikan kepada para pelayat yang hadir di rumah duka.
Temon meninggal dunia pada Minggu (12/7) pukul 08.42 WIB akibat serangan jantung.
Setelah ibadah pelepasan pada Senin (13/7) pukul 11.00 WIB, Temon dimakamkan di TPU Tanah Kusir.
Komedian sekaligus aktor yang bernama lengkap Simson Rarameha Ngadang ini, lahir pada 28 Desember 1966.
Meninggal di usia 59 tahun, ia lebih dikenal dengan nama panggung Temon atau Temon Templar. Kariernya di dunia hiburan Indonesia sudah dimulai sejak awal 1990-an.
(van/chri)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Rupiah Turun ke Rp18.091 Awali Pekan Ini
Baca lagi: Tak Banyak yang Tahu, 5 Kuliner Indonesia Ini Lahir dari Kemiskinan
Baca lagi: Peti Jenazah Temon Dibawa ke TPU Tanah Kusir usai Ibadah Pelepasan




9 Responses
Saya sangat menikmati tulisan ini karena langsung pada intinya. Tadi saya juga sempat membaca referensi lain di https://kldp.org/comment/257896 yang membahas hal serupa secara komprehensif.
Penulis dengan sangat cerdik memberikan alternatif solusi yang hemat biaya namun memiliki efisiensi yang sangat tinggi bagi organisasi skala kecil https://prolifelabscbdgummiesanxiety20.godaddysites.com/
Insightful banget bacanya pagi-pagi gini. Kalau ada yang penasaran sama studi kasus lainnya, coba deh intip https://kldp.org/comment/263937 di situ lengkap juga.
Penjelasannya bikin melek banget, bahasanya juga santai. Buat yang mau deep dive soal ginian, coba buka https://www.newswire.co.kr/newsRead.php?no=299344 di sana ulasannya lumayan ngebantu.
Terima kasih sudah membagikan artikel yang informatif seperti ini. Buat yang ingin melihat sudut pandang lain, saya juga menemukan https://kldp.org/comment/250050 yang cukup menarik.
Keren ulasannya, daging semua! Pas banget nih, barusan gw juga baca materi yang sepemahaman di https://bmoreart.com/2014/01/metal-machine-music-the-work-of-dustin-carlson-by-jack-livingston.html lumayan buat bahan bacaan ekstra.
Wah, tulisan ini memberikan sudut pandang baru buat saya. Sebagai pelengkap, tautan https://blog.u-s-history.com/2009/04/britain-by-train.html juga punya bahasan yang sangat relevan dan bagus untuk disimak.
slot gacor 777 terpercaya, coba main di genting138 pusatnya slot gacor
genting138 pusat main game online terbaru