
Jakarta, adolescent-substance-abuse.com Indonesia
—
Kasus dugaan penganiayaan yang menyeret
Rien Wartia Trigina
alias Erin resmi dinaikkan statusnya dari tahap penyelidikan ke tingkat penyidikan oleh Polres Metro Jakarta Selatan.
Peningkatan status perkara dugaan penganiayaan yang dilaporkan mantan ART Erin, Herawati, itu diputuskan setelah tim penyidik merampungkan gelar perkara dalam beberapa hari terakhir.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan fakta awal yang dikumpulkan selama masa penyelidikan, polisi menemukan unsur dugaan tindak pidana yang cukup kuat untuk melanjutkan proses hukum ke fase yang lebih formal.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi mengonfirmasi seluruh pihak yang terlibat dalam gelar perkara telah mencapai kesepakatan untuk mengeskalasi kasus tersebut, seperti diberitakan
detikcom
.
“Tadi saya sudah komunikasi dengan penyidik bahwa beberapa hari lalu telah dilakukan gelar perkara. Kemudian dari hasil gelar perkara, peserta menyepakati bahwa untuk perkara sepakat untuk dinaikkan ke tahap penyidikan,” ujar Joko di Polres Metro Jakarta Selatan, Sabtu (27/6).
Dengan naiknya status hukum kasus ini, fokus utama tim penyidik saat ini merampungkan kelengkapan dokumen administrasi yang diperlukan.
[Gambas:Video adolescent-substance-abuse.com]
Langkah prosedural itu wajib diselesaikan sebelum kepolisian melayangkan surat pemanggilan ulang yang bersifat formal kepada saksi-saksi terkait demi kepentingan pembuatan Berita Acara Pemeriksaan (BAP).
Joko menambahkan belum ada jadwal pasti mengenai agenda pemeriksaan teranyar lantaran proses penataan berkas masih berjalan sejauh ini.
“Saat ini penyidik sedang melengkapi administrasi penyidikan,” tutur Joko.
“Tahapan berikutnya tentunya penyidik akan memanggil para saksi untuk kembali didengar keterangannya dalam bentuk berita acara pemeriksaan. Nanti ke depan kita update kembali.”
Perseteruan hukum antara Erin dan asisten rumah tangganya itu bermula ketika Herawati mendatangi Polres Metro Jakarta Selatan untuk membuat laporan resmi pada akhir April 2026 lalu.
Dalam aduannya, Herawati mengaku telah menjadi korban kekerasan fisik dan penganiayaan selama bekerja di kediaman Erin yang berlokasi di kawasan Bintaro.
Mantan ART tersebut mengklaim dirinya kerap mendapatkan perlakuan kasar, mulai dari makian verbal, tindakan pemukulan, hingga ancaman yang menggunakan senjata tajam.
Merespons tudingan tersebut, pihak Erin pun mengambil langkah hukum serupa.
Ibu tiga anak ini melaporkan balik Herawati ke pihak berwajib atas dugaan pencemaran nama baik serta pelanggaran terkait Undang-Undang Pelindungan Data Pribadi (UU PDP).
Hingga saat ini, pihak kepolisian menegaskan bahwa kedua laporan yang saling bertolak belakang tersebut masih terus diproses secara berjalan oleh tim penyidik.
(chri)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Said Iqbal Minta Purbaya Hapus Pajak JHT
Baca lagi: Temuan Sementara Dugaan Bunuh Diri Tak Wajar Dokter Icha di NTT
Baca lagi: Pesawat China-Rusia Masuk KADIZ Korsel, Seoul Kirim Jet Tempur



18 Responses
Artikel yang sangat informatif dan disusun dengan rapi. Sebagai tambahan wawasan, teman-teman juga bisa mengecek situs https://www.seebug.org/vuldb/ssvid-4584 karena materi di sana cukup relevan.
Tulisan berkualitas tinggi yang ditulis oleh orang yang ahli di bidangnya https://www.kufirst.center.ku.ac.th/%E0%B8%9B%E0%B8%A3%E0%B8%B0%E0%B8%81%E0%B8%B2%E0%B8%A8%E0%B8%9B%E0%B8%B4%E0%B8%94%E0%B8%AA%E0%B8%B3%E0%B8%99%E0%B8%B1%E0%B8%81%E0%B8%87%E0%B8%B2%E0%B8%99_08042021/ semoga bermanfaat bagi banyak orang
Artikel yang layak dijadikan referensi untuk menambah pengetahuan. http://shores-system.mysite.com/favorite_sites.html
Jika semua artikel di internet sekualitas ini, dunia digital akan jauh lebih cerdas https://www.kufirst.center.ku.ac.th/microbiology-talent-award-2023-2/ dari kedua artikel ini saya mendapatkan banyak pengetahuan
Materi yang disampaikan sangat relevan dengan kebutuhan informasi saya saat ini. Selain artikel ini, saya juga menemukan rujukan pendukung di https://vulners.com/cve/CVE-2008-5724 yang membahas isu terkait secara ekstensif.
Pembahasannya terasa mengalir sehingga nyaman diikuti. Saya juga menemukan referensi yang cukup menarik di https://www.mtg-forum.de/user/87491-king88comguru/.
Ini adalah bentuk tertinggi dari sebuah konten edukasi yang menghargai kecerdasan pembacanya , saya dapati nya dari artikel ini https://www.kufirst.center.ku.ac.th/thailandfinationwide17-18102020/
Penjelasannya terasa sederhana tetapi tetap memberikan pemahaman yang baik. Ada juga referensi di http://www.rohitab.com/discuss/user/2264548-king88comguru/?tab=topics.
Sebuah bacaan yang sangat edukatif. Penulis pinter banget merangkum ilmu berat jadi seringan ini. Terima kasih, sehat selalu https://www.kufirst.center.ku.ac.th/author/webmaster/page/3/
Keren artikelnya, penyampaiannya asik dan bikin gampang nangkep maksudnya. Buat nambah-nambah referensi, website http://fatcow.com/blog/?p=251 juga ngobrolin topik yang persis kayak gini.
Artikel ini adalah bentuk penghormatan tertinggi terhadap kecerdasan para pembacanya http://www.kufirst.center.ku.ac.th/shelflife2562/ saya sangat senang dengan artikel ini , bisa menambahkan wawasan saya
Tulisannya runtut dan logis, enak dibacanya. Sebagai tambahan informasi aja nih, web https://topsitenet.com/article/961627-acquiring-real-estate-doesnt-must-be-scary-or-a-little-overwhelming-investing-in-a-residence-is-a-large-expenditure-but-it-is-yet-another-fantastic/ juga ngebahas topik ini dari sisi yang berbeda.
Artikel ini laksana sebuah karya kurasi ide yang dikerjakan dengan tingkat ketelitian yang sangat tinggi https://www.kufirst.center.ku.ac.th/8945/
Ulasan yang komprehensif dan mudah dimengerti oleh kalangan umum. Sebagai bentuk kontribusi, saya menyarankan https://www.designspiration.com/uvkllaajoogcv/saves/ bagi rekan-rekan yang ingin memperdalam studi mengenai topik bahasan ini.
Penulis menunjukkan kapasitas intelektualnya lewat pemilihan sumber referensi yang sangat prestisius https://www.lib.cet.ac.il/pages/sub.asp?item=2009&rel=1
Rumusan solusi di artikel ini sangat luwes, mudah disesuaikan dengan berbagai kondisi pembaca https://www.lib.cet.ac.il/Pages/sub.asp?item=5589&type=site&rel=1
Penulis tidak hanya memetakan kendala, tetapi juga memberikan instrumen evaluasi untuk mengukur keberhasilan kita https://www.lib.cet.ac.il/pages/subx.asp?item=0&type=site&kwd=129 jadi artikel ini sangat membantu
Penulis secara brilian mampu mengidentifikasi missing link atau celah informasi yang selama ini diabaikan oleh peneliti lain https://www.lib.cet.ac.il/pages/sub.asp?item=14216&page=22&rel=1